Wednesday, September 18, 2019
   
TEXT_SIZE

12.000 Siswa SD Mendapat Sarapan Sehat

Semarang-kopertis6.or.id - Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia peringati hari Gizi Nasional dengan mengusung tema “Sarapan dan Jajanan Aman Menuju Generasi Sehat Berprestasi”.

Bersama Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, memberikan pendidikan kesehatan dan sarapan sehat untuk 12.000 siswa dan 500 guru, di 70 sekolah dasar (SD)  di 10 kabupaten di Pulau Jawa. Kegiatan ini dimaksudkan agar anak-anak terbiasa sarapan dengan gizi yang cukup.

Kegiatan Pekan Sarapan Nasional (PESAN) di Jateng, tersebar di 7 SD Negeri di Semarang, yakni SDN Mangunharjo, SDN Tandang 04, SDN Tandang 03, SDN Rowosari 01, SDN Kaligawe, SDN Siwalan, dan SDN Sawah Besar 02  yang mendapat dukungan penuh dari Program Studi D III dan S1 Gizi UNIMUS dengan menerjunkan sejumlah 101 mahasiswa sebagai fasilitator. Sedangkan  kegiatan di Purwokerto terlaksana di 4 SD Negeri.

Salah satu tempat berlangsungnya kegiatan PESAN adalah SDN Siwalan Semarang yang berlangsung baru-baru ini, dihadiri Ketua Umum PERGIZI Indonesia (Prof. Ir. Hardiansyah, MS, PhD), CPR Manager Indofood Pusat (Deny Puspahadi), BM PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi Noodle (Devie Permana), Perwakilan General Manager Corporate Communications PT Indofood (Stefanus Indrayana), Kepala Sekolah dan guru SDN Siwala, serta KaProdi DIII Gizi UNIMUS (Ir. Agustin Syamsianah, M.Kes.).

Selain memberikan pendidikan kesehatan tentang sarapan sehat dan membagikan sarapan yang bergizi, mahasiswa juga mengajarkan pentingnya mencuci tangan sebelum makan serta membagikan buku cerita kepada  siswa. Untuk lebih memeriahkan kegiatan tersebut mahasiswa mengajak para siswa untuk bernyanyi dan belajar bersama.

Prof. Ir. Hardiansyah, MS, PhD menyampaikan, sarapan sangat penting bagi kesehatan tubuh, karena bisa melatih kedisplinan anak-anak. Mereka  bisa bangun pagi dan tidak telat sekolah.

“Ketika anak-anak sarapan bersama keluarga, itu artinya menambah waktu kebersamaan keluarga  sehingga bisa menjalin kebersamaan yang rutin di setiap pagi. Sarapan yang baik antara pukul 6 pagi sampai pukul 9 pagi. Sarapan menjadi hal yang patut diperhatikan karena dapat menambah konsentrasi belajar daripada mereka yang tidak sarapan akan mengalami menurunnya konsentrasi belajar pada anak-anak” terangnya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini anak-anak bisa membiasakan diri untuk sarapan setiap pagi, demi terciptanya generasi penerus yang cerdas, sehat dan kuat.

COMMUNITY

Materi Pelatihan