Tuesday, April 07, 2020
   
TEXT_SIZE

Prof. DYP : Target Raihan AIPT A Unissula di 2018, Harga Mati

Semarang-kopertis6.or.id – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang merupakan perguruan tinggi (PT) mapan dan dikelola secara baik. Salah satu indikator yang dapat dicermati yaitu mampu meraih peringkat ke-70 tingkat nasional perguruan tinggi terbaik dari 4.529 PT, baik negeri maupun swasta di Indonesia. Sedangkan ditingkat Kopertis VI, Unissula berada diurutan tiga dari 254 PTS di Jateng.

Dengan raihan tersebut serta diraihnya berbagai prestasi yang lain, maka sudah sepantasnya jika Unissula dapat disejajarkan dengan PTS lain yang terlebih dahulu meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) peringkat A. “Di 2018 nanti Unissula saya targetkan dapat meraih AIPT peringkat A. Ini adalah harga mati.”

Penegasan tersebut disampaikan Koordinator Kopertis VI, Prof. H. DYP Sugiharto di depan para wisudawan pada acara Wisuda Unissula ke-74 yang berlangsung di Aula baru kampus setempat, 20 Oktober 2018.

Pada aspek yang lain Prof. H. DYP Sugiharto menggarisbawahi, legalitas lulusan ditentukan oleh AIPT dan Akreditasi progdi, juga terkait dengan pelaporan  PD-Dikti. “Walaupun PTN, jika tidak terakreditasi maka lulusannya tidak sah atau ilegal. Begitu pula jika lulusan tidak terdaftar di PD-Dikti, maka lulusan tersebut juga tidak sah atau ilegal.” Terangnya

Dikatakan oleh Guru Besar UNNES tersebut, bahwa sebagai lembaga yang taat azas, maka lulusan yang diwisuda hari ini oleh Unissula adalah legal dan sah. “Ketentuan ini sebagaimana tertuang dalam UU. No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, khususnya Pasal 28 ayat 3 terkait gelar akademik.

Rektor Anis Malik Thoha Lc MA PhD melepas sebanyak 1.380 lulusan, baik dari program Doktor, S1 maupun Diploma III. Selain menyampaikan selamat, rektor juga berpesan kepada para wisudawan untuk tidak berhenti berjuang.

“Kalian akan masuk dunia nyata hendaknya dapat mudah menyesuaikan diri di tengah masyarakat dengan memiliki kemampuan berkompetisi, jujur, berdedikasi,” harap rektor

COMMUNITY

Materi Pelatihan