Tuesday, October 16, 2018
   
TEXT_SIZE

Mahasiswa STIKES PKU Simulasikan PPGD

Solo-lldikti6.or.id – 90 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Solo baru-baru ini melakukan simulasi penanganan kecelakaan lalulintas di Kampung Jetis Kadipiro Surakarta. 

Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti melalui humasnya Teguh Wahyudi menyampaikan, pelatihan ini berupa penanganan penderitaan gawat darurat (PPGD) atau basic trauma cardiac life support dan mengevakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Saat ini banyak sekali kejadian di sekitar kita berupa kecelakaan yang sifatnya massal dan menimbulkan banyak korban, baik meninggal maupun luka yang mengakibatkan cacat seumur hidup.” ungkapnya

Dikatakan oleh Teguh, STIKES PKU Muhammadiyah Solo membekali mahasiswa dengan kegiatan simulasi,   agar  mahasiswa maupun alumni STIKES PKU Muhammadiyah Solo menjadi garda terdepan,  siap melaksanakan pertolongan pertama. “Ini akan sangat berguna  ketika bekerja di rumah sakit maupun klinik.” tegas Teguh

Simulasi diawali dengan  terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil panther dan mobil APV, serta empat sepeda motor. Dalam simulasi tersebut terdapat 20 korban, masing-masing 10 korban luka berat, Sembilan luka ringan dan satu meninggal dunia, di antara terdapat korban wanita hamil dan anak kecil.

Kronologi selanjutnya, setelah mendapat laporan adanya kejadian kecelakaan, petugas kesehatan peserta simulasi langsung menuju ke tempat kejadian perkara. Melihat korban bergelimpangan, petugas langsung dengan sigap menangani secara darurat dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Simulasi ini terlaksana bekerjasama dengan berbagai institusi diantaranya, Instruktur dari Tim 119 Jakarta, Lakalantas, Laziz MU, FKPM Kadipirodan stake holder yang terkait.

Menurut ketua PelaksanaYuli Widyastuti, S. Kep., Ns., M. Kep., simulasi ini dilaksanakan setelah  peserta  mengikuti pelatihan selama 3 hari,  dengan materi diantaranya pengelolaan kasus Trauma Capitis, trauma thorax, trauma abdomen, penanganan luka dan pendarahan,  strain, sprain dan fraktur serta luka bakar.  “dihari ketiga parape serta juga mendapatkan materi Praktek Triage Bencana CPR/Resustasi JantungParu, EKG, Air way Management dan intubasi Pemakaian alat-alat Emergency dan Evakuasi Balut Bidai/ Fiksasi pada Trauma PraRumah sakit, Initial Asessment.”

 

COMMUNITY

Materi Pelatihan