Wednesday, July 17, 2019
   
TEXT_SIZE

Prof. M. Nasir Resmikan Gedung Pasca Sarjana dan Perpustakaan UNISNU Jepara

 

Jepara –lldikti6.ristekdikti.go.id – Penandatangan prasasti oleh Menristekdikti Prof.M. Nasir, menandai diresmikannya gedung Perpustakaan dan gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, Jum’at 8 Maret 2019.

Dengan dimilikinya dua gedung baru tersebut Prof.M.Nasir menyampaikan apresiasi dan harapan kepada UNISNU untuk semakin termotivasi untuk membangun kreativitas dan inovasi di era 4.0.

“Untuk saat ini, bagi perguruan tinggi yang tidak melakukan kreativitas dan inovasi pasti akan ditinggalkan masyarakat. Bentuk kreativitas tersebut antara lain membuka progdi baru yang relevan dengan kebutuhan pasar, serta menyelenggarakan program perkuliahan jarak jauh (PJJ). Program PJJ ini untuk regulasinya sedang kita siapkan, mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi sudah dapat diaplikasikan.” ungkapnya

Lebih lanjut  Prof.M. Nasir menjelaskan terkait akan era disrupsi dimana pergerakan dunia industri atau persaingan kerja tidak lagi linier, berubah sangat cepat, fundamental dengan mengacak-acak pola tatanan lama untuk menciptakan tatanan baru.

“Saya contohkan, dulu setiap pintu masuk tol kita jumpai beberapa orang petugas yang melayani pembayaran. Namun, setelah diberlakukannya E-Tol tidak  diperlukan petugas lagi. Coba berapa jumlah  tenaga kerja yang harus diberhentikan akibat perubahan dari bentuk pelayanan ini.” tegas Menristekdikti.

Menurutnya, era disrupsi tidak hanya berdampak pada pemutusan hubungan kerja, akan tetapi juga munculnya pekerjaan baru seperti gojek, go car, dan sebagainya.

Terkait dengan peresmian gedung pasca sarjana dan gedung perpustakaan, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi NU Dr. H. Shodiq Abdullah saat dihubungi mengatakan, untuk gedung perpustakaan empat lantai tersebut diperkirakan menghabiskan dana sekitar 6 milyar rupiah. Mengenai koleksi buku perpustakaan sudah ada lebih dari sepuluh ribu judul, dan itu akan terus dilakukan penambahan.

“Selain mengoleksi  berbagai judul buku perpustakaan, kami juga akan berupaya memfasilitasi keperluan dosen dan mahasiswa jika membutuhkan referensi karya ilmiah yang ada di internet. Begitu pula untuk pelayanan pengguna perpustakaan akan kita aplikasikan melalui online.” paparnya.

Dr. H. Shodiq menyampaikan harapan agar fasilitas gedung perpustakaan maupun gedung  pasca sarjana yang dimiliki UNISNU dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa.

Kehadiran Menristekdikti ke UNISNU didampangi  Sekretaris Ditjen Kelembagaan IPTEK Dikti Dr, Agus Indarjo dan Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof. DYP Sugiharto.

 

COMMUNITY

Materi Pelatihan