Saturday, December 07, 2019
   
TEXT_SIZE

Unpand Perlu Konsen Pada Progress Peningkatan Akreditasi Progdi

 

Semarang-lldikti6-ristekdikti.go.id - Indikator kualitas sebuah perguruan tinggi tidak ditentukan oleh faktor usia, letak geografis kampus, serta megahnya gedung yang dimiliki, akan tetapi sangat-sangat ditentukan oleh raihan akreditasi, baik itu untuk akreditasi Progdi maupun akreditasi Institusi.  Dalam konteks inilah kami dari LLDIKTI Wilayah VI sangat berharap kepada Universitas Pandanaran perlu konsen pada progress peningkatan status akreditasi untuk keseluruhan progdi yang diselenggarakan.

"Menilik data yang ada di Forlap, dari 11 progdi yang diselenggarakan batas waktu kadaluwarsa masih panjang. Namun demikian, untuk melakukan reakreditasi tidak perlu menunggu hingga 6 bulan sebelum batas waktu habis."

Hal ini disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof.Dr.DYP. Sugiharto dalam sambutan tertulis yang disampaikan Hendradi Sulistyawan Kabag. Kelembagaan dan Sisitem Informasi  saat hadir di acara Wisuda Universitas Pandanaran (Unpand) ke-21 yang berlangsung di Hotel Patra Semarang, Senin 29/4/2019.

Menurutnya, untuk target dalam reakreditasi nanti diharapkan Universitas Pandanaran mampu meningkat  akreditasinya secara signifikan. Ini memang tidak mudah, namun bagaimanapun harus diupayakan seoptimal mungkin bagi institusi ini untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Sedangkan pada kesempatan tersebut Rektor Unpand Agustin Zulaidah mengatakan, selain lulusan menerima ijazah juga menerima Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang diharapkan dapat berfungsi membantu fresh graduate untuk lebih siap berkompetisi di dunia kerja.  

"Surat ini sering disebut dengan dokumen penunjang untuk setiap lulusan yang berisi keterangan pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan perguruan tinggi, keterampilan, dan prestasi mahasiswa selama masa kuliah," ungkapnya

Ia menambahkan, guna menunjang SKPI tersebut institusinya membekali keahlian dengan soft skill, seperti TOEFL, perpajakan Brevet A dan B, Pengetahuan tentang Sistem Penjaminan Mutu, Sisitem Manajemen Lingkungan, serta sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. 

Ketua Pengurus YAM Dra Harini Krisniati MM menambahkan, untuk terus memperbaiki sarana prasarana demi mencapai akreditasi yang lebih baik, sekarang pada posisi akreditasi institusi dengan nilai B tanpa meninggalkan syukur mengingat capaian ini.

Wisuda Unpand kali ini diikuti sebanyak 167 lulusan, baik untuk program Diploma maupun Sarjana. wisudawan terbaik dari program S1 Manajemen adalah Wakhidatul Maulidah IPK 3,68 dan dari program D3 bernama Nita Sari jurisan Administrasi Niaga IPK 3,71.

 

COMMUNITY

Materi Pelatihan