Sunday, October 20, 2019
   
TEXT_SIZE

Mengalisis Kejadian Sundulan, Nurlaily Prasetyawati Raih Doktor

 

Solo – lldikti6-ristekdikti.go.id – Setelah mampu mempertahankan argumentasinya dalam ujian tertutup program Doktor dengan judul Disertasi  Analisis Kejadian Sundulan Pada Perkembangan Anak 1000 hari Pertama Kehidupan, Nurlaily Prasetyawati telah dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor progdi Doktor Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat oleh  tim penguji yang terdiri dari Prof.Dr.Agr.Sc. Ir. Vita Ratri Cahyani (Ketua), Dr, Sapja Anantanyu (Sekretaris), Prof.Dr. Didik Tamtomo (Promotor), Dr. Diffah Hanim (Ko-Promotor I), Prof.Dr. dr. Harsono Salimo, Sp.A(K) (Ko-Promotor II) serta  Dr. Eti Poncorinsi Pamungkasari, Prof.Dr.Suryanto selaku anggota tim.

Hal tersebut disampaikan oleh tim penguji pada saat berlangsungnya Ujian terbuka di Gedung Pasca Sarjana UNS lantai 6 pada Senin 29/4/2019 tersebut, Nurlaily atau yang akrab disapa Lala ini mampu meraih IPK 3.85 dengan predikat sangat memuaskan.Adapun tim penguji dalam ujian terbuka diketuai Wakil Rektor I Prof.Dr. A. Ahmad Yunus, Direktur Pasca Sarjana Prof.Dr. M.Furqon Hidayatullah, Kaprogdi S3 PP Dr. Sapja Anantanyu. Sedangkan penguji eksternal dari Poltekes Kemenkes Yogya, dan penguji internal  terdiri dari Dr.dr. Ety Poncorini,M.pd. Promotor  Prof. Didik Gunawan Tamtomo, M.Kes,MM,Sp.PAKSp.DLP, co-Promotor Dr. Diffah Hanim dan Prof.Dr.dr. Harsono Salimo,Sp.A.

“Ibu Nurlaily seharusnya meraih predikat cumlaude, namun karena lama waktu kuliah melebihi ketentuan, maka predikat tersebut tentu tidak dapat kami berikan.” kata salah satu tim penguji. 

Hal tersebut dibenarkan oleh yang bersangkutan (Lala), karena selama dalam proses studi pada program Doktor sempat melakukan cuti studi hingga dua kali. “Karena faktor kesibukan yang lain, sehingga kuliah saya sempat tersendat.” ungkapnya

Keberhasilan Lala meraih Doktor disambut suka cita oleh rektor Universitas Muhammadiyah Kudus Rusnoto yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan salah satu dosennya meraih gelar Doktor ini  diharapkan dapat memotivasi bagi  dosen lain yang ada di tempatnya. “Di Universitas Muhammadiyah Kudus Ibu Lala adalah satu-satunya dosen tetap yang sudah bergelar Doktor.” tegasnya   Lebih lanjut rektor menjelaskan, ke depan bagi dosen yang masih berlatar belakang pendidikan S2 untuk segera  studi lanjut.  “Dosen di tempat kami yang saat ini sedang menempuh program Doktor ada 4 orang. Insya Allah di 2020 akan kita berangkatkan lagi sebanyak 20 dosen. Targat kami dalam lima tahun mendatang sudah dapat ngunduh Doktor.”   katanya optimis 

Tampak gambar Dr. Nurlaily Prasetyawati foto bareng dengan tim Penguji usai Ujian terbuka program Doktor.


COMMUNITY

Materi Pelatihan