Wednesday, September 18, 2019
   
TEXT_SIZE

PT DI BAWAH NAUGAN NU PERLU TELADANI PESANTREN

Semarang – “Kopertis VI optimis akan rumusan visi, mengembangkan, menghasilkan lulusan yang memiliki tiga pilar, yakni profesional, bertaqwa, berbudaya yang menjadi tekad visi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, merupakan bekal komprehenship seperti yang sudah diimplementasikan dengan nilai-nilai dasar yang lebih operasional. Pada hakekatnya, hal tersebut merupakan jawaban yang cerdas dan tuntas”.

            Pernyataan tersebut disampaikan Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP pada kesempatan menghadiri wisuda ke-17 Unwahas Semarang, di Hotel Patra, baru-baru ini.

            Masyarakat masih banyak yang risau akan kompetensi lulusan perguruan tinggi (PT). Lulusan PT yang sudah bekerja, sering diragukan aqlaknya, juga sering diragukan kesantunan maupun kejujurannya. Pertanyaan tersebut, hari ini  telah terjawab dengan lulusan Unwahas.

            Sebagai lulusan Unwahas, perlu lebih percaya diri. Bagi yang sudah bekerja, tampil menjadi personal yang lebih berkualitas. Karena melalui tampilan Saudara, merupakan iklan yang sangat efektif dan cerdas dalam upaya peningkatan kepercayaan masyarakat, tegas Prof. DYP.

               Ketua PBNU Pusat, Prof. KH. Said Agil dalam kesempatan yang sama mengharapkan, agar perguruan tinggi di bawah naungan Nadratul Ulama (NU) meneladani Pesantren. Aplikasinya, mencintai ilmu dan beraklaqul qarimah, tidak mencintai ijazah maupun gelar. Ilmu maupun kecerdasan perilaku, dimanfaatkan untuk mengabdi kepada Allah SWT.  Sedangkan terkait dengan globalisasi yang identik dengan keterbukaan, Prof. Said Agil menegaskan, pada prinsipnya NU tidak pernah punya kekawatiran terhadap pengaruh globalisasi. Sebab, NU punya paradigma, yakni mempertahankan budaya, aklhaq, jatidiri dan karakter. 

            Peserta wisuda sekitar 309 orang, dari berbagai program studi, seperti PAI & Muamalat (Magister dan Sarjana), Akuntansi dan Manajemen, Farmasi, PGMI.

COMMUNITY

Materi Pelatihan