Friday, April 10, 2020
   
TEXT_SIZE

Mahasiswa Stikes dan Akbid An-Nur Harus Siap Hadapi Perubahan

 
Grobogan-kopertis6.or.id- Di era revolusi industri gerenasi keempat atau yang saat ini ngetren dengan sebutan jaman now, membawa pengaruh disemua aspek kehidupan, sehingga mengganggu kondisi kenyamanan yang dikenal dengan sebutan era disrupsi.

“Revolusi industri keempat, merupakan perubahan dari era komputer menuju otomatisasi. Pada era ini untuk prediksi ilmiahnya, mulai 2018 sampai nanti diklimaknya di 2022 diprediksikan akan ada 35% jenis pekerjaan yang hilang, dan akan muncul 65% jenis pekerjaan baru yang jenisnya belum diketahui.”

Pernyataan Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP Sugiharto tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Upacara Ucap Janji dan Pemasangan Kap Profesi Stikes An-Nur Purwodadi DIII Keperawatan Angkatan 22, DIII Kebidanan Angkatan 12, dan Akbid An-Nur Purwodadi Angkatan 17 yang diselenggarakan di Aula kampus setempat, Rabu, 28 Februari 2018.

Menurut Koordinator, implikasi dari semua ini adalah adanya kesiapan menghadapi apapun bentuk dan jenis perubahan tersebut. Jadi, nanti Sarjana Keperawatan, Ahli Madya Kebidanan di 2020 bekerjanya diibaratkan menembak sasaran, akan tetapi belum tahun sasarannya apa.

“Dengan kondisi yang ada tersebut, hendaknya lulusan Stikes dan Akbid An-Nur Purwodadi menjadi lulusan yang sangat siap menghadapi perubahan apapun itu bentuknya.” pintanya

Prof. DYP Sugiharto menegaskan bawa yang perlu disiapkan adalah apa-apa bisa dan bisa apa-apa melalui penguatan dibidang soft skill. “Ada lima tambahan kemampuan yang harus disiapkan sebelum lulus, yaitu melengkapi dengan ketahanan diri yang kuat baik fisik maupun mental, memiliki kemampuan komunikatif, kreatif, kolaboratif, serta memiliki karakter yang tangguh.” Ungkapnya

Terkait dengan penyelenggaraan acara ini, Ketua Stikes An-Nur Purwodadi, Anita Lufianti berharap tidak sebatas seremonial, namun mahasiswa yang menyampaikan ucap janji siap bertanggungjawab dan bertanggunggugat terhadap pelaksanaan tindak keperawatan yang akan dilakukan di Rumah Sakit, Puskesmas maupun fasilitas kesehatan yang lain.

“Dengan dipasang cap profesi, mulai hari ini Saudara berhak mengikuti praktek keperawatan. Saudara memiliki tuntutan tanggungjawab serta kewajiban, mengingat dengan mengenakan seragam putih merupakan langkah awal sebagai perawat profesional.” jegas Anita

Ia menegaskan, sebagai profesional di bidang perawat, ada tiga domain yang harus dikuasai, yaitu kompetensi keilmuan, skill dan etika.

     

 

COMMUNITY

Materi Pelatihan