Monday, April 06, 2020
   
TEXT_SIZE

IKIP Veteran Jateng Semarang Lakukan Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Maba

Bendan Dhuwur-kopertis6.or.id – Faham radikalisme saat ini menjadi isu nasional. Untuk menjauhi terhadap faham tersebut, mahasiswa baru (Maba) IKIP Veteran diwajibkan mengikuti penguatan pendidikan karakter pada acara pengenalan kampus selama dua hari yang berlangsung belum lama ini di kampus Bendan Dhuwur dengan mengundang Narasumber dari tim treaner dari AKPOl yang dipimpin oleh Kombes Pol Drs. Supariyono, MH.

Rektor IKIP Veteran Jawa Tengah, Dr. Sri Setyaningsih, M.Pd.mengatakan, sesuai visi institusinya adalah mencetak para calon  Guru yang Profesional yang  unggul dan berkarakter, agar nantinya dapat  menjadi bekal dalam mendidik siswa menjadi orang yang berperilaku santun terhadap siapa saja.  

“Saat ini banyak terjadi krisis moral pada anak didik, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran. Disinilah peran guru memberikan suatu penguatan terhadap siswa.” kata Sri Setyaningsih.

Menurutnya, pendidikan karakter bukan tanggungjawab sekolah saja, utamanya justru di lingkungan keluarga. “Karena produk kita adalah Guru, harapannya profesional memiliki karakter seperti brandit kita teacher pleanure, yakni biasa mandiri, kreatif dan inovatif, dll.”

Pada prinsipnya, dalam proses pembelajaran guru harus bisa menyenangkan dengan memadukan metode dan media yang terkait pesan moral. Saat ini kita prihatin banyak siswa yang meninggalkan bahasa Ibu. Untuk itu, kita tidak hanya bertanggungjawab pada pemberian materi saja, tetapi untuk membangun karakter sebagaimana sosok seorang guru itu memiliki makna digugu dan ditiru. “Kita itu tidak seperti disiplin ilmu yang lain, karena seorang guru dalam perilaku maupun bertutur kata harus dapat menjadi panutan.” tegasnya

Pada momentum penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018, para pendaftar di IKIP Veteran Jawa Tengah Semarang telah melebihi target yang dicanangkan.

“Terkait dengan target peroleh mahasiswa baru minimal 500 orang, tetapi ternyata malah lebih, yakni berada di angka 700 orang, terdiri dari mahasiswa regular dan transfer. PAUD masih menjadi progdi andalan, sedangkan progdi Pendidikan Teknik Otomotif (Vokasi) yang baru dua tahun di buka juga sudah mulai banyak diminati oleh para guru SMK.”  ungkap rektor

COMMUNITY

Materi Pelatihan