Monday, April 06, 2020
   
TEXT_SIZE

Prof. DYP Sampaikan Empat Pesan Kepada Wisudawan UPGRIS

Semarang-kopertis6.or.id - Wisuda hakekatnya bukan hari ini, wisuda adalah tentang masa depan. Oleh karena itu, langkah terpenting setelah di wisuda adalah mempersiapkan mengerahkan energi, agar gelar yang hari ini diperoleh dan telah dikukuhkan maupun  IPK yang didapat bisa dijadikan modal  dan amonisi untuk meraih masa depan.

Pernyataan ini disampaikan Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP Sugiharto pada acara Wisuda ke-57 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang berlangsung di kampus setempat, Rabu, 21 November 2016.

Koordinator menjelaskan, masa depan adalah kompetisi. Untuk itu, persiapkan langkah memasuki era kompetisi MEA.

“Ada implikasi MEA bagi lulusan PT Indonesia, yakni dunia kerja era sekarang ini sudah tidak lagi mempersoalkan seseorang lulusan dari PT mana, bahkan tidak ditanyakan lagi lulusan PT Indonesia atau PT luar negeri. Yang dipertanyakan adalah mengenai kompetensi. Selanjutnya, ijazah menjadi tiket untuk merebut pasar kerja tidak terbatas di kawasan negara asean.” katanya

Kepada wisudawan dalam pesannya Prof. DYP Sugiharto mengatakan, jangan gentar menghadapi persaingan dunia kerja, jadilah pemain jangan jadi penonton, bermainlah dengan pola permainan menyerang jangan memakai pola bertahan, serta beranilah menjadi pemberani.

“Keberanian adalah awal dari perjalanan sukses. Peluang-peluang terbaik selalu diambil oleh orang-orang pemberani. Karena itu, keberanian adalah segala-galanya.” ungkapnya

Rektor UPGRIS, Dr. Muhdi, M.Hum  dalam kesempatan tersebut mengatakan, bagi saudara Sarjana Pendidikan dan magister pendidikan, merupakan calon pendidik generasi yang hidup di abad 21.

“Pada abad 21 nanti  teknologi informasi dan komunikasi begitu cepat berkembang, sehingga berimbas pada peradaban manusia yang akan melahirkan generasi Z. “jelasnya

Ia menambahkan, dalam kehidupan Masyarakat Ekonomi Asean saat ini, dimana  berlaku pasar tunggal, dan terintegrasi ke perekonomian global (single market and production base, competitive economic region, equitable economic development, full integration into global economy).

“Saudara sebagai calon guru dan guru, kalian harus terus mengasah dan menguatkan kompetensi kepribadian,  yaitu pribadi patriotik, berkarakter kuat, cerdas, responsif dan inovatif.” harap Dr. Moehdi.

COMMUNITY

Materi Pelatihan