Wednesday, June 29, 2022
   
TEXT_SIZE

Hadapi AEC, Siapkan Nyali Dan Kompetensi

Semarang-kopertis6.or.id – “Tahun 2016 lulusan Stikes, Akper dan Akfis Widya Husada Semarang harus mampu menembus pasar Asean,  seiring dengan momemtum Asean Economy Community (AEC) yang akan diberlakukan pada Desember tahun depan. Artinya, lulusan institusi ini  berkesempatan meraih tiket merebut pasar kerja di sembilan negara, begitu juga sebaliknya memiliki kesempatan bersaing di pasar kerja kesehatan di Indonesia.”

Pernyataan ini disampaikan Koordinator Kopertis Vi, Prof. DYP. Sugiharto pada kesempatan menghadiri Wisuda ke-16 Stikes, Akper dan Akfis Widya Husada, di Convention Hall Masjid Agung Jateng (8/10).

Dijelaskan lebih jauh oleh Prof. DYP, untuk berkompetisi yang tidak hanya dengan lulusan dari Indonesia tersebut, lulusan yang dihasilkan Stikes, Akper dan Akfis Widya Husada harus punya nyali, tekad dan kompetensi.

“Lakukan perubahan cara berfikir dengan jangan hanya otak kiri yang lebih didominasi logika dan intelektual, tapi juga mengembangkan penggunaan otak kanan yang mendominasi cara bekerja, berinteraksi, berkreasi dalam hidup, memotivasi diri dan berinteraksi dengan orang lain.” papar Koordinator.

Sementara itu, Ketua Stikes Widya Husada Semarang, dr. M. Sulaeman, Sp.A, MM, M.Kes (MMR) menyampaikan selamat kepada wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi.

“Mudah- mudahan dengan seperangkat kompetensi, sebutan dan gelar akademik yang telah diraih akan mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk berkreasi mengabdikan diri, meniti karier dan menyongsong masa depan sebagai tenaga kesehatan yang lebih baik, dan menjadi anggota masyarakat dan warga negara yang kontributif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan wisuda  ke-16  diikuti sebanyak  606  wisudawan,  terdiri dari 188 Sarjana Keperawatan, 107 Ahli Madya Teknik Rontgen, 105 Ahli Madya Kebidanan, 89 Ahli Madya Keperawatan, 43 Ahli Madya Teknis Elektromedik, 19 Ahli Madya Refraksi Optisi dan 55 Ahli madya fisiotherapis.

Wisudawan terbaik  Sarjana Keperawatan diraih Tri Utaminingsih (IPK 3.52), Ahli Madya Teknik Rontgen diraih I Nyoman Pranditayana (IPK 3.76), Ahli Madya Kebidanan diraih Litta Noor Pratiwi (IPK 3.68), Ahli Madya Keperawatan diraih Artha Maulana (IPK 3,48), Ahli Madya Teknik Elektromedik diraih Nur Subhan (IPK 3,58 ), Ahli Madya Refraksi Optisi diraih oleh Lisa Lutfiana (IPK 3.46) dan  Ahli Madya Fisiotherapi diraih oleh Ulfah Qurrotu'aien dan Dyah Ratnawati ( IPK 3.31) Profesi Ners  diraih Brigitta Suni (IPK 3.92).

COMMUNITY

Materi Pelatihan